Bali merupakan salah satu daerah strategis dalam perekonomian nasional dengan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia yang dikenal sebagai The Island of Paradise, kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali mencapai lebih dari 52% sebelum pandemi COVID-19. Tingginya ketergantungan terhadap sektor pariwisata menyebabkan perekonomian Bali rentan terhadap berbagai faktor eksternal, salah satunya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga BBM memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi, khususnya sektor pariwisata yang sangat bergantung pada mobilitas wisatawan. Peningkatan harga BBM dan avtur menyebabkan naiknya biaya transportasi dan operasional, yang berdampak pada menurunnya daya tarik destinasi wisata serta daya beli masyarakat dan wisatawan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan disain penelitian literature review. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai dampak kenaikan harga BBM terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal Bali. Hasil penelitian ini meujukan bahwa kenaikan harga BBM memberikan dampak berantai terhadap perekonomian Bali, mulai dari meningkatnya biaya transportasi, inflasi, menurunnya daya beli masyarakat, penurunan jumlah wisatawan, hingga melemahnya sektor usaha dan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemerintah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung keberlangsungan sektor pariwisata serta ekonomi lokal Bali.
Copyrights © 2026