Praktik menjahit merupakan salah satu keterampilan penting pada Program Keahlian Tata Busana. Namun, masih terdapat siswa yang terlambat menyelesaikan tugas dan mengalami kesulitan memahami langkah kerja menjahit. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab keterlambatan kinerja dan rendahnya pemahaman siswa di SMKS Pangeran Antasari. Studi ini menerapkan metode Campuran dengan rancangan Penjelasan Bertahap. Informasi dihimpun melalui kuesioner kepada 17 siswa, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan keterlambatan kinerja sebesar 71,47%, rendahnya pemahaman 72,94%, faktor internal 79,12%, fasilitas 78,53%, serta metode dan media pembelajaran 81,47%. Metode dan media pembelajaran memperoleh persentase tertinggi. Temuan ini menunjukkan pentingnya metode dan media pembelajaran yang jelas, sistematis, dan sesuai kebutuhan siswa dalam mendukung proses praktik menjahit.
Copyrights © 2026