Ketahanan pangan di wilayah lingkar tambang menghadapi tantangan kompleks akibat degradasi lahan dan keterbatasan data spasial akurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan Desa Ramang melalui pemetaan potensi lahan berbasis teknologi drone dan analisis kesesuaian lahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kolaborasi desa,-akademisi yang meliputi: (1) koordinasi dengan pemerintah Desa Ramang; (2) pemetaan drone seluas ±109,5 hektar; (3) pengambilan sampel tanah pada tiga titik lokasi; dan (4) analisis kesesuaian lahan dengan metode matching berdasarkan Permentan No. 79 Tahun 2013. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan agri ladang (SR1) dan lahan lingkar tambang (SR3) memiliki kelas kesesuaian S2 (cukup sesuai) untuk padi sawah irigasi, sedangkan lahan tidur potensial (SR2) berada pada kelas S3 (sesuai marginal). Kegiatan ini menghasilkan rekomendasi teknis perbaikan lahan secara kolektif sebagai dasar perencanaan pertanian berkelanjutan di wilayah lingkar tambang.
Copyrights © 2026