Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang menghadapi tantangan dalam hal tata kelola operasional, khususnya ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi, sehingga menyebabkan kualitas produk, layanan tidak konsisten dan menghambat daya saing usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada kelompok UMKM Naik Kelas Karawang dalam menyusun SOP yang sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai konsep dan manfaat SOP, yang terlihat dari kenaikan skor pre-test ke post-test dari 8,90 menjadi 9,45. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan penyusunan SOP secara partisipatif efektif meningkatkan kesiapan manajerial UMKM dan perlu didukung dengan mekanisme pemantauan berkelanjutan.
Copyrights © 2026