Meningkatnya penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di kalangan mahasiswa mencerminkan perubahan perilaku transaksi keuangan menuju pembiayaan berbasis digital. Kemudahan akses dan fleksibilitas pembayaran yang ditawarkan BNPL memberikan manfaat bagi pengguna, namun juga berpotensi mendorong perilaku konsumtif apabila tidak dimbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan self-efficacy terhadap keputusan penggunaan BNPL pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan BNPL dengan nilai signifikansi 0,019. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan sangat signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 serta menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Sebaliknya, self-efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan BNPL dengan nilai signifikansi 0,096. Secara simultan, literasi keuangan, gaya hidup, dan self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan BNPL dengan nilai F hitung sebesar 39,098 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,536 menunjukkan bahwa 53,6% variasi keputusan penggunaan BNPL dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026