Komunikasi dan konseling merupakan kompetensi inti yang harus dimiliki bidan dalam memberikan asuhan kebidanan, khususnya dalam mendampingi ibu hamil menghadapi masa persalinan dan menyusui. Rendahnya keterampilan komunikasi terapeutik pada tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar sering menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan serta kader kesehatan dalam menerapkan komunikasi dan konseling laktasi yang efektif. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan simulasi konseling, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas bidan desa dan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 62,4 menjadi 86,7 serta peningkatan keterampilan konseling yang dinilai melalui lembar observasi praktik. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan konseling menyusui kepada ibu hamil dan ibu nifas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik yang terstruktur dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam asuhan kebidanan berbasis konseling, sehingga berpotensi mendukung peningkatan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.
Copyrights © 2026