Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dalam pendidikan menuntut guru memiliki kesiapan pedagogis dalam memanfaatkan teknologi secara bermakna. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi AI guru melalui pelatihan Google Teachable Machine (GTM) berbasis meaningful learning di SMKN 9 Semarang. Kegiatan dilaksanakan melalui enam tahap, meliputi sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan konsep, praktik GTM, penyusunan lesson plan, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Peserta kegiatan berjumlah 40 guru. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi, refleksi peserta, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif, inferensial menggunakan uji Wilcoxon signed-rank, dan deskriptif kualitatif. Analisis komparatif pengetahuan dibatasi pada butir yang memiliki substansi sebanding antara pre-test dan post-test (Q1, Q6-Q9). Hasil menunjukkan bahwa program terlaksana sesuai rancangan serta menghasilkan pengalaman praktik GTM, pengembangan lesson plan berbasis meaningful learning. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 4,30 menjadi 4,73 dan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p=0,009). Sementara itu, skor persepsi/kesiapan meningkat dari 3,85 menjadi 4,25, tetapi belum menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,091). Temuan ini menunjukkan bahwa dampak awal pelatihan terutama terlihat pada penguatan pengetahuan AI guru, sedangkan kesiapan implementatif masih memerlukan pendampingan lebih lanjut.
Copyrights © 2026