Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan perusahaan menjadi langkah yang krusial dalam meningkatkan kinerja operasional dengan lebih efisien, konsisten, dan dapat diandalkan. Fungsi SOP dalam perusahaan adalah membantu meningkatkan tingkat efisiensi dengan memastikan bahwa setiap tahapan dalam proses bisnis dilakukan dengan cara yang paling efektif dan efisien dalam hal biaya. Dengan adanya SOP yang terstandarisasi, perusahaan memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengoreksi area-area di mana penggunaan waktu dan sumber daya berlebihan, yang pada akhirnya dapat memacu produktivitas dan profitabilitas ke tingkat yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris, dengan pendekatan Deskriptif, yaitu dengan menggambarkan dan menganalisa berdasarkan fakta atau data yang ada yang terkumpul sebagaimana adanya pada saat penelitian ini dilakukan. Hasil dari penelitian tersebut adalah Bahwa dalam pelaksanaan standar operasional prosedur dalam pengangkutan barang oleh PT. Handai Sentosa terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan selaku organ internal dalam berjalannya perusahaan. Bentuk pelanggaran standar operasional prosedur PT. Handai Sentosa oleh karyawan diantaranya adalah pengemasan barang yang tidak memadai dan dokumentasi bukti pengiriman yang tidak lengkap. Akibat hukum tidak dilaksanakannya standar operasional prosedur pengangkutan barang oleh karyawan PT. Handai Sentosa Pontianak adalah mendapatkan teguran lisan dan mendapatkan surat peringatan dari pimpinan perusahaan. Upaya hukum yang dilakukan PT. Handai Sentosa terhadap karyawan yang tidak melaksanakan standar operasional prosedur pengangkutan barang adalah dengan melakukan musyawarah kekeluargaan untuk menyelesaikan permasalahan. Kata Kunci : Pelaksanaan, Standar Operasional Prosedur, Perusahaan Implementation of Standard Operating Procedures (SOP) in the company environment is a crucial step in improving operational performance more efficiently, consistently, and reliably. The function of SOP in a company is to help increase the level of efficiency by ensuring that each stage of the business process is carried out in the most effective and cost-efficient manner. With standardized SOPs, companies have the ability to identify and correct areas where time and resources are used excessively, which can ultimately drive productivity and profitability to a higher level. The method used in this study is an empirical method, with a Descriptive approach, namely by describing and analyzing based on existing facts or data collected as they were at the time this study was conducted. The results of the study are that in the implementation of standard operating procedures in the transportation of goods by PT. Handai Sentosa, violations were committed by employees as internal organs in the running of the company. Forms of violations of PT. Handai Sentosa's standard operating procedures by employees include inadequate packaging of goods and incomplete documentation of proof of delivery. The legal consequences of not implementing standard operating procedures for the transportation of goods by PT employees. Handai Sentosa Pontianak is getting a verbal warning and getting a warning letter from the company's management. Legal efforts taken by PT. Handai Sentosa against employees who do not implement standard operating procedures for transporting goods are by holding family discussions to resolve the problem. Keywords: Implementation, Standard Operating Procedures, Company
Copyrights © 2026