Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Good Corporate Governance (GCG) yang diproksikan dengan komisaris independen dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan (ROA) pada perusahaan tambang subsektor batubara di BEI periode 2021–2025. Populasi sebanyak 46 perusahaan, dengan sampel 12 perusahaan yang dipilih secara purposive sampling, menghasilkan 60 data observasi. Data kuantitatif sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan keberlanjutan, dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis menggunakan regresi data panel dengan E-Views 12, dan Fixed Effect Model terpilih sebagai model terbaik. Hasil menunjukkan GCG berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, yang berarti pengawasan komisaris independen mampu mendorong profitabilitas melalui manajemen yang lebih transparan dan akuntabel. Sedangkan pengungkapan CSR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, yang berarti manfaat CSR bersifat jangka panjang dan belum berdampak selama periode pengamatan. Dengan demikian, GCG terbukti lebih relevan daripada pengungkapan CSR dalam menjelaskan kinerja keuangan pada subsektor batubara di Indonesia selama periode penelitian.
Copyrights © 2026