Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kualitas konsumsi pangan dan kemampuan keluarga dalam mengelola sumber daya rumah tangga. Keterbatasan ekonomi seringkali menyebabkan keluarga lebih memprioritaskan kuantitas daripada kualitas pangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga melalui workshop yang mengintegrasikan literasi keuangan syariah dan pemilihan pangan bergizi sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop keluarga sehat yang melibatkan 30 peserta, dengan metode partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik penyusunan anggaran rumah tangga, serta edukasi pemilihan pangan sehat. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kedua aspek. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik pada literasi keuangan syariah meningkat dari 3,3% menjadi 96,7%, sedangkan pada pemilihan pangan bergizi meningkat dari 10,0% menjadi 96,7%. Rata-rata skor pengetahuan juga mengalami peningkatan pada kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi terpadu mampu meningkatkan pemahaman peserta secara efektif. Integrasi antara pengelolaan keuangan dan pemilihan pangan membantu peserta dalam menyusun prioritas belanja yang lebih sehat dan terencana. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa workshop keluarga sehat berbasis literasi keuangan syariah dan pemilihan pangan bergizi efektif dalam meningkatkan kapasitas keluarga. Pendekatan ini berimplikasi sebagai strategi preventif yang relevan dalam mendukung pencegahan stunting berbasis keluarga dan komunitas.
Copyrights © 2026