Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner

Harmonisasi Nilai Pendidikan Multikultural dan Keaswajaan di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren

Romdloni (Universitas Nurul Huda)
Dwi Faruqi (IAI Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang)
Ade Rosad (Universitas Nurul Huda)
Shinta Hariyani (Universitas Nurul Huda)



Article Info

Publish Date
19 Sep 2026

Abstract

Perguruan tinggi berbasis pesantren menempati posisi strategis sebagai ruang perjumpaan antara tradisi keilmuan Islam dan tuntutan kehidupan akademik yang plural. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan harmonisasi nilai-nilai pendidikan multikultural (toleransi, kesetaraan, demokrasi, keadilan, dan pluralisme) dengan nilai-nilai keaswajaan (tawassuth, tawazun, i'tidal, dan tasamuh) dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Nurul Huda (UNUHA) Sukaraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa dan dosen yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik, perpanjangan pengamatan, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan pokok. Pertama, harmonisasi nilai berlangsung pada tataran konseptual melalui hubungan konvergensi-komplementer: nilai keaswajaan berfungsi sebagai landasan teologis-normatif, sedangkan nilai multikultural berfungsi sebagai kerangka operasional-sosiologis, sehingga keduanya tidak berhadapan secara dikotomis. Kedua, harmonisasi terwujud dalam tri dharma dengan penekanan berbeda: dharma pendidikan melalui integrasi nilai pada kurikulum, iklim kelas dialogis, dan keteladanan dosen; dharma penelitian melalui pemilihan topik berbasis kearifan lokal dan etika penelitian yang menjunjung i'tidal; serta dharma pengabdian melalui program lintas kelompok masyarakat yang menegaskan tasamuh dan keadilan sosial. Ketiga, harmonisasi menghadapi kendala berupa pemahaman nilai yang belum merata di kalangan dosen, dominasi pendekatan normatif-doktriner pada sebagian mata kuliah, serta belum tersedianya instrumen evaluasi afektif yang terukur. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan pedoman integrasi nilai lintas dharma sebagai kebijakan institusional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIPSI

Publisher

Subject

Religion Humanities Library & Information Science Social Sciences

Description

Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of ...