Penelitian ini bertujuan meningkatkan fokus belajar peserta didik kelas I Fase A melalui penerapan Game Based Learning pada pembelajaran PJOK materi gerak dasar lokomotor. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus (perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi). Subjek penelitian berjumlah 28 peserta didik SD Negeri Dandangan 1 Kota Kediri. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan enam indikator skala 1–4, menggunakan instrumen yang teruji validitas isi (Aiken's V = 0,83-0,92), reliabilitas antar-pengamat (К= 0,82), dan konsistensi internal (α = 0,85). Analisis data meliputi statistik deskriptif dan efektivitas praktis melalui Normalized Gain (N-gain). Hasil menunjukkan rata-rata fokus belajar meningkat dari 1,69 (42,26%) pada kondisi awal menjadi 2,40 (59,97%) pada Siklus I dan 3,15 (78,72%) pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 0% menjadi 0% dan 100% (N-gain = 0,63, kategori sedang). Perubahan paling kuat terjadi pada indikator mengikuti aturan permainan (3,79) dan kembali fokus setelah terdistraksi (3,75), sedangkan indikator keterlibatan aktif mengalami stagnasi (2,39) akibat faktor kelelahan fisik dan jeda antagilir (turn-taking). Temuan menyimpulkan bahwa Game Based Learning berfungsi sebagai cognitive scaffolding yang efektif menstimulasi fungsi eksekutif dan regulasi diri peserta didik kelas rendah dalam pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2026