Pembelajaran seni tari tidak hanya menekankan kemampuan siswa dalam memahami materi secara teori, tetapi juga kemampuan dalam menerapkan dan mempraktikkan unsur-unsur gerak tari. Oleh karena itu, evaluasi diperlukan untuk mengetahui ketercapaiankemampuansiswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami dan mempraktikkan unsur gerak tari serta mengetahui faktor yang memengaruhi kemampuan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara denganguru Seni Budaya mengenai proses pembelajaran, bentuk evaluasi, kemampuan siswa, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Hasil penelitianmenunjukkanbahwa secara umum siswa mampu memahami materi unsur gerak tari dengan cukup baik. Namun, dalam praktik masih ditemukan beberapa kendala, terutama kurangnya rasa percaya diri, gerak tubuh yang masih kaku, serta kesulitan dalam mengatur tenaga dan menyesuaikan gerak ketika terjadi perubahan ketukan. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tiga aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan bekerja sama dan menciptakan komposisi gerak yang dinamis. Faktor internal seperti bakat, kepercayaan diri, dan kemauan mencari referensi serta faktor eksternal berupa fasilitas, pendekatan guru, dan dukungan teman turut memengaruhi kemampuan siswa. Upaya yang dapat dilakukan yaitu memanfaatkan teknologi, mengikuti perkembangan yang dekat dengan siswa, menerapkan tutor sebaya, dan memberikan apresiasi untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Copyrights © 2026