Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah memberikan perubahan terhadap cara mahasiswa menyelesaikan berbagai aktivitas akademik, termasuk dalam proses penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan pengalaman belajar (experiential learning) mahasiswa pengguna AI selama proses penyusunan skripsi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi transendental. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang menggunakan AI dalam penyusunan skripsi serta mengalami perubahan dalam strategi penggunaannya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis fenomenologi Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman penggunaan AI mahasiswa berlangsung melalui siklus experiential learning yang meliputi pengalaman langsung dalam menggunakan AI, refleksi terhadap manfaat dan keterbatasannya, pembentukan pemahaman baru, serta perubahan strategi penggunaan AI. Mahasiswa pada awalnya memanfaatkan AI untuk membantu mengatasi hambatan penyusunan skripsi, kemudian menyadari bahwa hasil AI tidak dapat digunakan secara langsung tanpa evaluasi. Pemahaman tersebut mendorong mahasiswa menggunakan AI secara lebih kritis melalui penyusunan prompt yang lebih spesifik, verifikasi sumber, pengecekan hasil, dan penyesuaian informasi sesuai kebutuhan akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif apabila digunakan secara reflektif, selektif, dan tetap melibatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Copyrights © 2026