Fraktur pelvis merupakan cedera akibat trauma berenergi tinggi yang berisiko menyebabkan komplikasi serius, terutama perdarahan masif yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Radiografi berperan penting dalam diagnosis, penentuan lokasi fraktur, dan perencanaan penatalaksanaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi pada pasien dengan sangkaan fraktur kominutif os iliaca wing serta mengevaluasi proyeksi yang digunakan di Instalasi Radiologi RS Adam Malik Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, dokumentasi radiograf, dan studi kepustakaan. Subjek penelitian adalah pasien laki-laki (Tn. M) dengan sangkaan fraktur kominutif os iliaca wing. Pemeriksaan menggunakan pesawat sinar-X konvensional berbasis Computed Radiography (CR) dengan proyeksi Antero-Posterior (AP), AP Inlet, AP Outlet, dan Ilium AP Oblique. Keempat proyeksi tersebut memberikan visualisasi pelvis yang lebih lengkap sehingga lokasi dan karakteristik fraktur dapat dinilai dengan jelas. Positioning yang tepat, komunikasi dengan pasien, dan proteksi radiasi juga penting untuk memperoleh citra optimal serta mengurangi ketidaknyamanan akibat nyeri. Disimpulkan bahwa kombinasi proyeksi AP, AP Inlet, AP Outlet, dan Ilium AP Oblique memberikan informasi diagnostik yang memadai untuk membantu penegakan diagnosis dan menentukan tindakan medis.
Copyrights © 2026