Konservasi sumber daya alam (SDA) kerap dipahami semata sebagai persoalan ekologis, padahal di dalamnya melekat dimensi ekonomi yang mendasar, yaitu kelangkaan, pilihan, dan biaya peluang. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep konservasi SDA dari sudut pandang ekonomi sumber daya alam, mencakup keterkaitan antara prinsip konservasi, kelangkaan dan efisiensi pemanfaatan, nilai ekonomi total, eksternalitas, serta strategi pengelolaan SDA yang berkelanjutan. Riset memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) atas sejumlah buku dan artikel jurnal mengenai konservasi dan ekonomi sumber daya alam, yang dianalisis secara tematik. Hasil kajian menjelaskan dimana konservasi tidak dapat dilepaskan dari logika ekonomi karena menyangkut alokasi sumber energi yang langka di antara pemanfaatan generasi saat ini serta generasi mendatang. Nilai ekonomi total (Total Economic Value), yang mencakup nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung, nilai opsi, serta nilai keberadaan, memperlihatkan bahwa manfaat SDA jauh lebih luas daripada yang tergambar pada harga pasar, sehingga eksploitasi berlebihan yang mengabaikan eksternalitas cenderung menimbulkan kegagalan pasar. Konservasi, dengan begitu, dapat dipahami sebagai strategi ekonomi untuk menjaga aliran manfaat SDA secara berkelanjutan, yang membutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah, mekanisme pasar yang mencerminkan biaya lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya.
Copyrights © 2026