Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem rekrutmen PT Meares Soputan Mining dalam pemenuhan tenaga kerja lokal, kendala pelaksanaannya, serta kesesuaiannya dengan harapan masyarakat Desa Winuri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan, yaitu Hukum Tua Desa Winuri, pihak Human Capital & Corporate Services, Community Relations, pekerja lokal, dan masyarakat yang belum diterima bekerja. Fokus penelitian meliputi sistem rekrutmen, prioritas tenaga kerja lokal, penyampaian informasi, transparansi seleksi, kendala pemenuhan tenaga kerja, dan harapan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan rekrutmen terstruktur melalui manpower planning, SOP, persyaratan dan kualifikasi, tahapan seleksi, serta prioritas tenaga kerja lokal sesuai wilayah dan kompetensi. Namun, masih terdapat kendala dalam penyampaian informasi lowongan, koordinasi perusahaan dengan pemerintah desa, transparansi hasil seleksi, kesesuaian kompetensi, dan keterbatasan kesempatan kerja. Masyarakat mendukung keberadaan perusahaan, tetapi mengharapkan informasi rekrutmen yang lebih merata dan terbuka, transparansi seleksi, peningkatan koordinasi, perluasan kesempatan kerja, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal.
Copyrights © 2026