Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital, ketiadaan sistem pembayaran non-tunai, dan minimnya visibilitas spasial yang dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tanjung Raman. Permasalahan tersebut berdampak pada terbatasnya jangkauan pemasaran dan efisiensi operasional usaha konvensional. Tujuan utama kegiatan ini adalah melaksanakan digitalisasi UMKM melalui pendampingan intensif edukasi literasi digital, pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta penandaan lokasi usaha (geotagging) pada aplikasi Google Maps. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pendampingan langsung dan pelatihan praktis kepada mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dasar literasi digital dari 2 orang menjadi 3 orang dari total sampel, peningkatan adopsi transaksi non-tunai mencapai 8 transaksi per minggu pada akhir program, serta penambahan jumlah usaha yang terdaftar secara digital di Google Maps dari semula 1 usaha menjadi 4 usaha. Kesimpulan dari program ini menegaskan bahwa intervensi pendampingan digital secara terpadu berhasil mengatasi hambatan operasional dan spasial mitra, sehingga pelaku UMKM di Kelurahan Tanjung Raman dapat mulai beradaptasi secara mandiri
Copyrights © 2026