Laboratorium merupakan sarana penting yang mendukung pembelajaran IPA agar siswa mendapatkan pengalaman nyata dalam mengeksplorasi konsep melalui kegiatan yang relevan. Siswa yang melakukan praktikum di laboratorium memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang tidak dapat dianggap sepele. Interaksi siswa dengan alat dan bahan yang digunakan dapat memicu terjadinya kecelakaan sehingga membahayakan diri. Permasalahan yang ditemukan di SMP N 9 Magelang yaitu para siswa belum sepenuhnya mengembangkan kesadaran untuk membiasakan budaya K3 di laboratorium IPA, pengetahuan mengenai mengenai K3 masih rendah, serta siswa belum pernah mendapatkan pembekalan terkait K3 di laboratorium IPA. Tujuan pelaksanaan PKM adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang K3 di laboratorium IPA, menumbuhkan kesadaran siswa untuk menerapkan budaya K3 dalam aktivitas laboratorium, mencegah potensi kecelakaan dan cedera di laboratorium melalui penerapan K3 yang tepat. Materi PKM disajikan dengan metode studi kasus, diskusi, ceramah dan praktik. Evaluasi PKM dilaksanakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaannya. Hasil yang dicapai dari PKM yaitu siswa telah menguasai pengetahuan K3 di laboratorium IPA dan memiliki kesadaran untuk menerapkan budaya K3 dalam praktikum IPA. Budaya K3 merupakan aspek penting untuk dilaksanakan di laboratorium IPA. Dengan demikian, kegiatan PKM ini penting guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMP terhadap K3.
Copyrights © 2026