Kebisingan akibat operasional kendaraan dapat mengganggu kenyamanan penumpang, sehingga membutuhkan material peredam yang efektif. Meskipun panel serat karbon banyak digunakan sebagai struktur ringan (lightweight structure) karena sifatnya yang kuat, material ini umumnya padat dan kurang optimal dalam menyerap gelombang suara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variasi diameter lubang dan rasio perforasi terhadap performa peredaman kebisingan (Sound Transmission Loss) pada panel serat karbon 2 layer, serta menentukan kombinasi desain yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental skala laboratorium menggunakan alat uji tabung impedansi dua mikrofon sesuai standar pengujian ISO 10534-2. Sampel panel serat karbon 2 layer difabrikasi melalui metode hand lay-up dengan variasi diameter lubang 5 mm, 10 mm, dan 15 mm, serta variasi jumlah lubang sebanyak 4, 6, dan 8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran diameter lubang dan semakin sedikit jumlah lubang, nilai Sound Transmission Loss (STL) yang dihasilkan semakin tinggi. Hal ini terjadi karena lubang yang sempit memberikan hambatan yang lebih besar bagi transmisi gelombang suara serta meminimalisir area kebocoran suara. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa panel serat karbon berlubang dengan kombinasi diameter 5 mm dan 4 lubang merupakan spesifikasi paling ideal untuk diaplikasikan pada bodi kendaraan, memberikan peredaman suara maksimal tanpa mengorbankan kekuatan dan ketangguhan bobot ringan material komposit.Kata Kunci: Sound Transmission Loss, Fast Fourier Transform, Transfer Function, panel akustik, insulasi suara
Copyrights © 2026