Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Eksperimen Pengaruh Diameter Lubang Dan Rasio Perforasi Terhadap Performa Peredaman Kebisingan Pada Panel Serat Karbon Satu Layer Haqqu Bachrul Achmad; Ahmad Yusuf Ismail
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicle noise is a key factor influencing driving comfort, creating a demand for lightweight materials with effective sound insulation properties. This study investigates the effects of hole diameter and perforation ratio on the noise attenuation performance of carbon fibre composite panels. The experimental evaluation employed the Sound Transmission Loss (STL) method in accordance with ISO 10534-2 over a frequency range of 1,000–10,000 Hz. The study examined hole diameters of 5 mm, 10 mm, and 15 mm, while varying the perforation ratio through configurations containing 4, 6, and 8 holes. The incident and transmitted sound pressure data were analysed using the Fast Fourier Transform (FFT) and Transfer Function (TF) methods to determine the sound transmission characteristics. The results demonstrate that all specimens achieved greater sound attenuation at medium and high frequencies than at low frequencies. Panels with a 5 mm hole diameter delivered the best overall perforation performance, achieving a maximum STL of approximately 33 dB within the 7,500–9,500 Hz frequency range while maintaining the most stable attenuation characteristics. Regarding the perforation ratio, the four-hole configuration produced the highest performance, with a maximum STL of approximately 35 dB at 4,800 Hz. These findings confirm that both hole diameter and perforation ratio significantly influence the sound attenuation capability of carbon fibre panels, highlighting their potential as lightweight sound-insulating materials for automotive applications.Keywords: carbon fibre, perforated panel, Sound Transmission Loss, Fast Fourier Transform, Transfer Function.
Optimasi Desain Base Plate Motor Elektrik Menggunakan Metode Optimasi Topologi Achmad Anggie Ferdiansyah; Ahmad Yusuf Ismail
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan desain baseplate motor elektrik yang kurang ideal, seringkali mengakibatkan peningkatan berat struktur, ketidakstabilitas getaran, dan penurunan efisiensi sistem secara keseluruhan. Meskipun optimasi topologi telah banyak diterapkan pada motor elektrik, masih terdapat kesenjangan dalam penerapannya secara khusus pada baseplate motor elektrik, terutama dalam mempertimbangkan tantangan struktural dan karakteristik material spesifik. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang metode optimasi topologi untuk menghasilkan desain baseplate yang optimal, mengkaji pengaruh variasi material terhadap bentuk, distribusi material, kekakuan, dan berat struktur, serta menganalisis dampak perubahan ketebalan plat terhadap pola optimasi, kekakuan struktur, dan efisiensi material. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, simulasi menggunakan Finite Element Method (FEM) dengan perangkat lunak SolidWorks Simulation, konsultasi, dan analisis sistem kegiatan. Optimasi topologi difokuskan pada pengurangan massa dan peningkatan kekakuan struktur, dengan asumsi material homogen dan isotropik, serta tanpa pengujian eksperimental fisik. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi material dan ketebalan secara signifikan memengaruhi performa mekanik struktur. Stainless steel dengan ketebalan 108 mm memberikan performa terbaik dengan displacement paling rendah dan kemampuan menahan stress tertinggi, sehingga menjadi material paling optimal karena keseimbangan kekuatan, kestabilan, dan efisiensi material. Aluminium menunjukkan displacement yang kecil namun tegangan melebihi yield strength, mengindikasikan perlunya optimasi lebih lanjut. Cast iron mampu menahan pembebanan dengan distribusi tegangan yang baik, tetapi menghasilkan displacement lebih besar dan massa struktur lebih berat karena masa jenisnya yang tinggi. Kesimpulannya, penerapan metode optimasi topologi dengan mempertimbangkan variasi material dan ketebalan dapat menghasilkan desain baseplate yang lebih efisien dari segi massa dan kekakuan, serta memberikan pedoman untuk pemilihan material dan ketebalan dalam proses perancangan.
Studi Eksperimen Pengaruh Diameter Lubang dan Rasio Perforasi Terhadap Performa Peredaman Kebisingan Pada Panel Serat Karbon 2 Layer Ardito Okta Agata; Ahmad Yusuf Ismail
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan akibat operasional kendaraan dapat mengganggu kenyamanan penumpang, sehingga membutuhkan material peredam yang efektif. Meskipun panel serat karbon banyak digunakan sebagai struktur ringan (lightweight structure) karena sifatnya yang kuat, material ini umumnya padat dan kurang optimal dalam menyerap gelombang suara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variasi diameter lubang dan rasio perforasi terhadap performa peredaman kebisingan (Sound Transmission Loss) pada panel serat karbon 2 layer, serta menentukan kombinasi desain yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental skala laboratorium menggunakan alat uji tabung impedansi dua mikrofon sesuai standar pengujian ISO 10534-2. Sampel panel serat karbon 2 layer difabrikasi melalui metode hand lay-up dengan variasi diameter lubang 5 mm, 10 mm, dan 15 mm, serta variasi jumlah lubang sebanyak 4, 6, dan 8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran diameter lubang dan semakin sedikit jumlah lubang, nilai Sound Transmission Loss (STL) yang dihasilkan semakin tinggi. Hal ini terjadi karena lubang yang sempit memberikan hambatan yang lebih besar bagi transmisi gelombang suara serta meminimalisir area kebocoran suara. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa panel serat karbon berlubang dengan kombinasi diameter 5 mm dan 4 lubang merupakan spesifikasi paling ideal untuk diaplikasikan pada bodi kendaraan, memberikan peredaman suara maksimal tanpa mengorbankan kekuatan dan ketangguhan bobot ringan material komposit.Kata Kunci: Sound Transmission Loss, Fast Fourier Transform, Transfer Function, panel akustik, insulasi suara