Perekonomian terbuka menyebabkan aktivitas ekonomi suatu negara tidak dapat dilepaskan dari hubungan ekonomi dengan negara lain, terutama melalui kegiatan perdagangan internasional. Ekspor berperan dalam memperluas pasar produk domestik dan meningkatkan permintaan terhadap output dalam negeri, sedangkan impor dapat memenuhi kebutuhan barang, bahan baku, dan barang modal yang diperlukan dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam perspektif perekonomian terbuka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahunan Indonesia periode 2010–2024. Variabel dependen penelitian adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan variabel independen berupa pertumbuhan nilai ekspor dan pertumbuhan nilai impor. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan sumber statistik ekonomi yang relevan. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan pengujian parsial melalui uji t, pengujian simultan melalui uji F, dan koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan pertumbuhan ekspor dan impor berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Secara parsial, pertumbuhan ekspor menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, sedangkan pertumbuhan impor menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dalam model penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa hubungan perdagangan internasional dengan pertumbuhan ekonomi tidak cukup dijelaskan melalui asumsi sederhana bahwa peningkatan ekspor selalu meningkatkan pertumbuhan dan peningkatan impor selalu menurunkannya. Dalam perspektif perekonomian terbuka, struktur perdagangan, kebutuhan input produksi, kondisi ekonomi global, dan karakteristik periode pengamatan perlu dipertimbangkan dalam memahami hubungan tersebut.
Copyrights © 2025