Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena unik akun Instagram @jakartavibes__ yang jarang mengunggah konten (rata-rata satu kali per bulan) namun mampu menghasilkan ribuan transaksi melalui sistem Pre-Order (PO) yang sangat terbatas serta diskusi organik antar konsumen di kolom komentar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh social media marketing dan electronic word of mouth, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian produk Jakartavibes pada followers Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden followers aktif Instagram @jakartavibes__, dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan kontribusi parsial sebesar 29% (t hitung 9,404), sementara electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi parsial sebesar 31% (t hitung 9,659). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 76,038 dan nilai R Square 0,611, sehingga 61,1% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh social media marketing dan electronic word of mouth, sedangkan 38,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Copyrights © 2026