Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teologi feminisme dalam etika berpakaian perempuan melalui pemikiran Iris Marion Young. Berangkat dari realitas bahwa etika berpakaian perempuan sering kali dibentuk oleh norma-norma patriarkal yang menempatkan tubuh perempuan sebagai objek pengawasan dan kontrol sosial, penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana perspektif feminisme dapat memberikan pemahaman yang lebih adil terhadap kebebasan, martabat, dan identitas perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan wawancara di lapangan. Data diperoleh dari karya-karya Iris Marion Young, literatur teologi feminisme, serta berbagai sumber ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitis untuk menginterpretasikan konsep-konsep Young mengenai tubuh, pengalaman hidup (lived body), dan penindasan struktural dalam kaitannya dengan etika berpakaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Iris Marion Young, tubuh perempuan tidak seharusnya dipahami sebagai objek yang tunduk pada standar sosial yang diskriminatif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kebebasan, agensi, dan martabat.
Copyrights © 2026