Artificial Intelligence (AI) semakin digunakan dalam pembelajaran fisika, tetapi kemampuan menghasilkan jawaban yang meyakinkan tidak selalu identik dengan penalaran ilmiah yang benar. Penelitian ini bertujuan menyintesis integrasi AI dengan menempatkan scientific evidence sebagai penghubung antara penggunaan AI, literasi sains, dan kemampuan pemecahan masalah. SLR dengan pelaporan seleksi studi yang diadaptasi dari alur PRISMA dilakukan pada publikasi 2021–15 September 2026 melalui penelusuran ilmiah terarah, verifikasi DOI/penerbit, dan citation tracking. Dari 27 rekaman kandidat, 15 studi memenuhi kriteria dan quality assessment. Sintesis menunjukkan AI efektif sebagai scaffolding pada tugas terstruktur, tetapi lebih rapuh pada pemodelan, interpretasi representasi, data tidak lengkap, dan evaluasi asumsi. Kajian mengusulkan kerangka AI–Evidence–Reasoning yang menempatkan verifikasi data, asumsi, representasi, satuan, dan konsistensi konsep sebagai mekanisme inti agar AI memperkuat, bukan menggantikan, penalaran fisika.
Copyrights © 2026