Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Self-Regulated Learning, kemampuan literasi matematis, dan hubungan antara kedua variabel tersebut pada materi statistika di boarding school. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 32 siswa kelas X MA Mulia Insani Sidoarjo yang dipilih melalui simple random sampling. Self-Regulated Learning diukur menggunakan angket 30 butir berdasarkan tiga fase Zimmerman, sedangkan kemampuan literasi matematis diukur melalui tiga soal uraian yang mencakup proses formulate, employ, dan interpret. Kedua instrumen telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Regulated Learning siswa didominasi oleh kategori sedang (72%) dan tinggi (25%). Kemampuan literasi matematis siswa cenderung rendah, dengan (47%) siswa berada pada kategori gagal dan (38%) pada kategori kurang, serta kesulitan terbesar ditemukan pada proses employ. Analisis regresi menunjukkan bahwa Self-Regulated Learning berhubungan positif dan signifikan dengan kemampuan literasi matematis (r=0,579, p =0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,335) menunjukkan bahwa 33,5% variasi kemampuan literasi matematis berkaitan dengan Self-Regulated Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan regulasi belajar perlu diperhatikan dalam mendukung literasi matematis siswa, khususnya pada materi statistika.
Copyrights © 2026