Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Sumatera Barat dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 316 PNS dan sampel sebanyak 150 responden yang ditentukan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Pelatihan dan pengembangan karir masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai dan memediasi pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja pegawai. Mediasi pada hubungan pelatihan terhadap kinerja bersifat parsial, sedangkan pada hubungan pengembangan karir terhadap kinerja bersifat penuh. Temuan penelitian menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelatihan dan pengembangan karir yang disertai penciptaan kepuasan kerja dalam upaya meningkatkan kinerja PNS.
Copyrights © 2026