Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, termasuk di Desa Sebong Lagoi, Kabupaten Bintan. Namun, mayoritas UMKM di sini masih menghadapi masalah dalam promosi dan legalitas usaha, sehingga daya saing dan jangkauan pasar produk lokal seperti jajanan khas Bawean koncok-koncok masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat memperkuat kemampuan promosi dan memperjelas pentingnya legalitas usaha bagi UMKM koncok-koncok di Desa Sebong Lagoi. Penelitian ini menggunakan pendekatan aplikatif dengan metode observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha. Kegiatan dilakukan pada 1–31 Agustus 2025, dengan fokus pada pelatihan penggunaan media promosi digital, pembuatan berbagai media seperti banner, flyer, dan video pendek, serta penyampaian informasi pentingnya legalitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap identitas usaha, keterampilan dalam promosi digital, serta akses pasar. Para pelaku usaha mulai menyadari pentingnya legalitas usaha dan memahami manfaat promosi digital. Produk koncok-koncok berhasil dikenal lebih luas melalui media sosial dan iklan berbasis video. Perbaikan fasilitas fisik di warung juga meningkatkan kenyamanan dan minat konsumen. Penelitian menunjukkan bahwa program KKN sangat efektif dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM melalui penguatan promosi digital, peningkatan daya saing, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya legalitas usaha. Meski demikian, masih ada tantangan dalam hal konsistensi penggunaan media sosial dan kesinambungan strategi promosi.
Copyrights © 2026