Journal of Maritime Empowerment
Vol 8 No 3 (2026): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus

PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT DESA LANCANG KUNING

Husnul Chotimah (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Eva Arni (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Suci Emilia Auliani (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Meytresia Margareth Purba (Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Laila Rahmadani Ali Nasution (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Novita Agustina (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Sarah Deriska Pranita (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Desti Nureni (Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Fincencia Silalahi (Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)
Fatahurrazak Fatahurrazak (Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Program pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Desa Lancang Kuning bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kreativitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Kegiatan ini diimplementasikan melalui sosialisasi dan demonstrasi yang diikuti oleh 14 peserta dari ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga. Hasil program menunjukkan dua dampak utama. Pertama, dari aspek perubahan perilaku, masyarakat mulai menyadari pentingnya mengelola limbah minyak jelantah dan memperoleh keterampilan praktis untuk mengolahnya. Kedua, dari aspek potensi ekonomi, lilin aromaterapi yang dihasilkan merupakan produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual, sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru. Secara keseluruhan, program ini juga berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan dan partisipasi aktif warga. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah ini dapat menjadi inovasi alternatif berbasis lingkungan yang memberdayakan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jme

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan ...