Program pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Desa Lancang Kuning bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kreativitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Kegiatan ini diimplementasikan melalui sosialisasi dan demonstrasi yang diikuti oleh 14 peserta dari ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga. Hasil program menunjukkan dua dampak utama. Pertama, dari aspek perubahan perilaku, masyarakat mulai menyadari pentingnya mengelola limbah minyak jelantah dan memperoleh keterampilan praktis untuk mengolahnya. Kedua, dari aspek potensi ekonomi, lilin aromaterapi yang dihasilkan merupakan produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual, sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru. Secara keseluruhan, program ini juga berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan dan partisipasi aktif warga. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah ini dapat menjadi inovasi alternatif berbasis lingkungan yang memberdayakan masyarakat.
Copyrights © 2026