SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 4 (2026)

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI BAAMBOOZLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI LAJU REAKSI

Sasmita Putri Hairani (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Muhammadiyah Maumere)
Jayadin Jayadin (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Muhammadiyah Maumere)
Kartini Rahman Nisa (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Muhammadiyah Maumere)



Article Info

Publish Date
07 Oct 2026

Abstract

Chemistry education in senior high schools is frequently perceived as an intricate and abstract subject, particularly regarding the topic of reaction rates which necessitates the integration of theoretical and mathematical concepts. A persistent reliance on conventional teaching methods alongside minimal interactive digital media integration has led to low student engagement and declining learning interest. This study aims to determine the effect of utilizing interactive learning media based on the Baamboozle application in enhancing the learning interest of eleventh-grade students on reaction rate materials at SMA Negeri 2 Maumere. A quantitative pre-experimental method employing a one-group pretest-posttest design was implemented. The research sample comprised 20 eleventh-grade students from class XI MIPA 5 selected via purposive sampling. Learning interest data were collected using an expert-validated Likert-scale questionnaire and analyzed using paired sample t-tests and normalized gain (N-gain) calculations. The findings revealed that the Baamboozle media exerted a statistically significant positive effect on students' learning interest (p<0.001). The average learning interest score increased markedly from 39.00 in the pretest to 77.00 in the posttest, achieving an N-gain score of 0.6360, which falls into the moderate category. Consequently, the implementation of interactive learning media based on the Baamboozle application is empirically proven to be effective in fostering student enthusiasm, curiosity, and active participation in chemistry learning. ABSTRAK Pembelajaran kimia di sekolah menengah atas sering kali dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit dan abstrak, khususnya pada materi laju reaksi yang menuntut integrasi konsep teoritis dan matematis. Ketergantungan guru pada metode konvensional serta minimnya pemanfaatan media digital interaktif di kelas memicu rendahnya keterlibatan aktif dan minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Baamboozle dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas XI pada materi laju reaksi di SMA Negeri 2 Maumere. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen melalui rancangan pre-experimental one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik kelas XI MIPA 5 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data minat belajar dikumpulkan menggunakan instrumen angket terstruktur yang telah divalidasi ahli dan diuji reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik paired sample t-test serta perhitungan normalized gain (N-gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Baamboozle memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat belajar peserta didik (p<0,001). Rata-rata skor minat belajar melonjak dari 39,00 pada saat pretest menjadi 77,00 pada saat posttest, dengan perolehan nilai N-gain sebesar 0,6360 yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Baamboozle terbukti efektif dalam membangkitkan antusiasme, rasa ingin tahu, dan keaktifan belajar peserta didik pada materi laju reaksi.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...