Initial reading ability represents a fundamental competency that underpins students' learning success in primary education. However, empirical facts reveal that the reading skills of first-grade students at SD Negeri 01 Penyangkringan require improvement, particularly in comprehending textual content, identifying main ideas, and retelling stories sequentially. This condition is reinforced by the dominance of conventional rote-reading models that fail to meaningfully connect reading materials with children's direct life experiences. This study aims to analyze the effect of implementing the Language Experience Approach (LEA) learning method on improving the reading ability of first-grade students at SD Negeri 01 Penyangkringan. The study employed a quantitative pre-experimental method utilizing a one-group pretest-posttest design involving 28 first-grade students selected via saturated sampling. Data were collected using expert-validated written reading comprehension tests, oral reading performance assessments, and structured observation checklists. The results indicated that the mean pretest score of 71.42 significantly increased to 75.00 in the posttest evaluation. Furthermore, non-parametric hypothesis testing using the Wilcoxon signed rank test generated an Asymptotic Significance (2-tailed) value of 0.014 (p < 0.05), thereby rejecting the null hypothesis (H_0) and accepting the alternative hypothesis (H_1). Consequently, the Language Experience Approach (LEA) exerts a statistically significant positive effect on enhancing early reading skills among first-grade primary school students. ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan fundamental yang menjadi fondasi keberhasilan belajar peserta didik di sekolah dasar. Namun, fakta empiris di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 01 Penyangkringan masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam memahami isi bacaan, menentukan gagasan pokok, serta mengungkapkan kembali isi teks secara runtut. Kondisi tersebut diperkuat oleh ketergantungan pada model pembelajaran konvensional yang belum mengaitkan materi secara langsung dengan skema pengalaman konkret siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode pembelajaran Language Experience Approach (LEA) terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 01 Penyangkringan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design terhadap 28 siswa kelas I sebagai sampel penelitian jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis pemahaman membaca, tes unjuk kerja membaca lisan yang telah dinyatakan valid oleh para ahli, serta lembar observasi. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 71,42 meningkat menjadi 75,00 pada capaian posttest. Hasil pengujian hipotesis non-parametrik menggunakan Wilcoxon signed rank test memperoleh nilai Asymptotic Significance (2-tailed) sebesar 0,014 (p<0,05), yang berarti hipotesis kerja (H_1) diterima dan hipotesis nol (H_0) ditolak. Dengan demikian, penerapan metode Language Experience Approach (LEA) terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa kelas I sekolah dasar.
Copyrights © 2026