Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan media sosial TikTok terhadap gaya hidup remaja di RW 09 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan remaja pengguna aktif TikTok yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator gaya hidup menurut Kotler dan Keller, yaitu aktivitas, minat, dan opini, dikaji menggunakan Teori Ekologi Media Marshall McLuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek aktivitas, media sosial TikTok telah menyatu dengan rutinitas harian remaja melalui intensitas penggunaan tinggi, memengaruhi aktivitas nyata seperti olahraga dan mendaki gunung, memunculkan bahasa slang, memicu prokrastinasi, serta mendorong perilaku konsumtif melalui TikTok Shop. Pada aspek minat, TikTok membentuk minat baru melalui algoritma For Your Page dan Fear of Missing Out, terutama pada tren berpakaian dan gaya hidup aktif, dengan preferensi konten dipengaruhi gender serta keinginan membeli impulsif. Pada aspek opini, TikTok memengaruhi cara berkomunikasi dan interaksi sosial remaja, membentuk pola pikir lebih terbuka namun instan, serta mendorong gaya hidup konsumtif dan berorientasi estetika. Dampak penggunaan media sosial TikTok bersifat dua arah, sejalan dengan tiga asumsi McLuhan mengenai peran media membentuk tindakan, mengatur pengalaman, dan mengikat individu ke dalam pengalaman kolektif.
Copyrights © 2026