Abstrak Pemberian reward dan punishment dalam proses pembelajaran sering kali dipahami secara mekanis sehingga berisiko menurunkan nilai edukatif dan hubungan pedagogis antara pendidik dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan reward dan punishment yang persuasif serta humanis melalui perspektif Surah Luqman ayat 12–19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) untuk mengkaji dan mensintesis literatur mengenai nilai-nilai pendidikan Al-Qur'an serta penelitian kontemporer terkait disiplin dan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Luqman ayat 12–19 memberikan kerangka bertahap dalam penanaman karakter yang dimulai dari penguatan tauhid, syukur, kesadaran spiritual, hingga adab sosial. Dalam perspektif ini, reward persuasif berfungsi sebagai penguatan positif non-materiil (seperti apresiasi, nasihat, dan kepercayaaan) untuk membangun motivasi intrinsik. Sementara itu, punishment persuasif diarahkan sebagai konsekuensi logis yang edukatif, santun, dan non-kekerasan untuk mendorong refleksi diri serta tanggung jawab. Kesimpulannya, pendekatan persuasif menempatkan reward dan punishment bukan sekadar alat kontrol perilaku eksternal, melainkan sebagai sarana internalisasi akhlak yang seimbang dan berorientasi pada kesadaran moral peserta didik.
Copyrights © 2026