Permasalahan utama dalam perikanan gurita di Gili Balu adalah inefisiensi navigasi nelayan Pelita Poto Tano akibat lokasi penangkapan yang dinamis, yang berdampak pada pemborosan waktu dan bahan bakar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi Geo Tracker sebagai alat bantu navigasi digital otomatis dalam penangkapan gurita ( Octopus cyanea ). Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang mencakup edukasi teori dan praktik melaut secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan navigasi nelayan dengan capaian akurasi posisi hingga 4 meter. Akurasi ini dicapai melalui optimasi perangkat, termasuk penonaktifan fitur penghemat baterai dan pemanfaatan kombinasi sinyal satelit yang beragam. Nelayan menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengoperasikan fitur perekaman serta ekspor data secara mandiri. Kesimpulannya, implementasi Geo Tracker efektif meningkatkan presisi penentuan titik tangkap dan efisiensi operasional nelayan di perairan Gili Balu, sekaligus memperkuat keberlanjutan program monitoring berbasis masyarakat yang telah ada.
Copyrights © 2026