Natural and Social Sciences (IPAS) learning outcomes in primary schools are often constrained by teacher-centered instruction and minimal active student engagement. This study aimed to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on students' learning outcomes in the IPAS subject among fourth-grade students at UPT SD Negeri 060830 Medan Petisah in the 2025/2026 academic year. This study employed an experimental method with a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design. The sample comprised 25 students from class IV-C, selected from a total population of 72 students using the purposive sampling technique. Data were gathered through a 25-item multiple-choice cognitive test with established validity and reliability, supported by instructional response questionnaires. The results demonstrated a substantial improvement in learning outcomes, as the students' average score increased from 52.4 in the pretest to 82.72 in the posttest, with the classical mastery rate rising from 40% to 92%. The correlation analysis yielded an r_"count" value of 0.817 (r_"count" ≥r_"table" =0.396). Furthermore, the hypothesis testing using the t-test revealed that the calculated t-value (t_"count" ) was 6.784, which exceeded the critical t-value (t_"table" ) of 2.069 at the 5% significance level (df=23,p=0.000<0.05). Consequently, it can be concluded that the Teams Games Tournament cooperative learning model has a positive and statistically significant effect on elementary school students' IPAS learning outcomes. ABSTRAK Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar kerap mengalami kendala akibat proses instruksional yang cenderung berpusat pada guru (teacher-centered) dan minim partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV UPT SD Negeri 060830 Medan Petisah Tahun Ajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 25 orang siswa kelas IV-C yang dipilih dari total populasi 72 siswa menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes penguasaan konsep berbentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh angket respons pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang nyata, di mana nilai rata-rata siswa meningkat dari 52,4 pada saat pretest menjadi 82,72 pada saat posttest, dengan tingkat ketuntasan klasikal melesat dari 40% menjadi 92%. Analisis korelasi menghasilkan nilai r_"hitung" sebesar 0,817 (r_"hitung" ≥r_"tabel" =0,396), sedangkan pengujian hipotesis menghasilkan nilai t_"hitung" sebesar 6,784 yang melampaui nilai kritis t_"tabel" sebesar 2,069 pada taraf signifikansi 5% (df=23,p=0,000<0,05). Dengan demikian, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS materi kebutuhan manusia pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026