Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in primary schools is often confronted with low student enthusiasm due to monotonous and rigid physical drill methods. Based on this issue, this study aims to determine the effect of implementing small games on improving students' learning motivation in PJOK among fifth-grade students of SD Negeri 067242 Medan Sunggal in the 2025/2026 academic year. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The research subjects comprised 25 students of grade V-B selected through purposive sampling, utilizing a four-point Likert scale questionnaire and structured activity observation sheets as data collection instruments. The descriptive analysis revealed a substantial increase in the average learning motivation score, rising from 62.64 in the pretest (low category) to 92.36 in the posttest (very high category). Furthermore, the hypothesis testing through paired sample t-test yielded a t_"value" of 24.838, which significantly exceeded the t_"table" value of 2.064 at the 5% significance level (df=24,p=0.000<0.05). Consequently, the small games method is proven to exert a statistically significant positive effect on enhancing primary school students' learning motivation in physical education. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat sekolah dasar kerap dihadapkan pada rendahnya antusiasme peserta didik akibat penerapan metode latihan fisik yang monoton dan kaku. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode permainan kecil terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK kelas V SD Negeri 067242 Medan Sunggal Tahun Ajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 orang siswa kelas V-B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan instrumen pengumpulan data berupa angket motivasi belajar berskala Likert empat tingkat serta lembar observasi aktivitas gerak. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan adanya lonjakan rata-rata skor motivasi belajar siswa dari kategori rendah sebesar 62,64 pada saat pretest menjadi 92,36 pada saat posttest yang tergolong dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test membuktikan nilai t_"hitung" sebesar 24,838 yang melampaui nilai t_"tabel" sebesar 2,064 pada taraf signifikansi 5% (df=24,p=0,000<0,05). Dengan demikian, metode permainan kecil terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan secara nyata dalam membangkitkan motivasi belajar siswa sekolah dasar pada pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2026