Penelitian ini bertujuan menganalisis model bisnis eksisting dan merumuskan strategi pengembangan usaha berkelanjutan guna meningkatkan inovasi serta daya saing pada Zumma Coffee Roastery. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan sembilan elemen bisnis, serta analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi strategis. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam bersama pemilik perusahaan serta studi dokumentasi internal periode 2025–2026. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa model bisnis Zumma Coffee Roastery saat ini masih sangat bergantung pada segmen Business-to-Business (B2B) dan menghadapi tantangan perluasan brand awareness pasca melakukan rebranding. Hasil kalkulasi matriks internal dan eksternal menempatkan posisi perusahaan pada Kuadran I (Growth-Oriented Strategy). Rekomendasi strategi diarahkan pada ekspansi agresif melalui re-desain BMC baru, yang berfokus pada diversifikasi produk non-kopi, perluasan segmentasi pasar retail (Business-to-Consumer/B2C), optimalisasi kampanye digital interaktif via TikTok, serta penguatan rantai pasok kopi berkelanjutan bersama petani lokal.
Copyrights © 2026