Tujuan penelitian ini adalah mengungkap proses terapeutik atas trauma tokoh Abimana dalam novel After 7 Our Family: Surat Terakhir dari Ayah karya Kusdina Ain melalui pendekatan psikologi sastra. Penelitian berangkat dari asumsi karya sastra menjadi medium penyembuhan emosional bagi individu yang terluka secara psikologis. Tokoh Abimana merefleksikan trauma akibat kehilangan keluarga, penyesalan masa lalu, dan pencarian makna hidup melalui konflik batin yang intens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi, dan tahapan terapeutik berdasarkan teori penyembuhan trauma Herman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abimana mengalami tiga gejala utama trauma. Mekanisme pertahanan diri yang muncul meliputi represi, proyeksi, dan penyangkalan yang kemudian membentuk delusi psikotik. Penelitian menegaskan bahwa novel ini merepresentasikan fungsi sastra sebagai medium terapeutik individu menghadapi trauma melalui refleksi, pengakuan, dan pengampunan diri, dengan menghadirkan model penyembuhan paternal sebagai bentuk representasi trauma moral dalam konteks keluarga modern.
Copyrights © 2026