Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan penggunaan aplikasi transportasi daring sebagai sarana mobilitas masyarakat. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah Maxim. Berdasarkan pengamatan awal, masih ditemukan beberapa kendala dalam penggunaan aplikasi, seperti kesulitan menemukan lokasi pada peta, perubahan tarif setelah pemesanan, serta gangguan sistem yang dapat memengaruhi kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna aplikasi Maxim dan mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap penerimaan aplikasi pada mahasiswa aktif Universitas Indo Global Mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Technology Acceptance Model (TAM) yang terdiri atas Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, dan Actual Use. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif Universitas Indo Global Mandiri yang pernah menggunakan aplikasi Maxim. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, sedangkan hasil pengujian hubungan antarvariabel menunjukkan adanya hubungan yang signifikan pada beberapa konstruk dalam model TAM. Nilai koefisien determinasi menunjukkan kemampuan variabel dalam model TAM dalam menjelaskan penerimaan dan penggunaan aplikasi Maxim. Hasil tersebut menunjukkan bahwa persepsi pengguna terhadap kemudahan dan manfaat aplikasi berkaitan dengan sikap, niat, dan penggunaan aplikasi Maxim. Temuan penelitian memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam peningkatan kualitas layanan, kemudahan penggunaan, dan manfaat aplikasi bagi pengguna.
Copyrights © 2026