Audit report lag merupakan salah satu aspek penting dalam penyampaian informasi keuangan karena menunjukkan lamanya waktu yang dibutuhkan auditor dalam menyelesaikan pemeriksaan laporan keuangan. Perbedaan karakteristik perusahaan dan hasil penelitian terdahulu yang belum konsisten menjadi dasar dilakukannya penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi audit report lag pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan diperoleh 66 perusahaan sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag dengan koefisien -0,012, nilai t sebesar -0,233, dan Sig. 0,816. Solvabilitas berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien -0,080, nilai t sebesar -2,408, dan Sig. 0,017. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,007, nilai t sebesar 3,049, dan Sig. 0,003. Umur perusahaan tidak berpengaruh dengan koefisien -0,016, nilai t sebesar -1,026, dan Sig. 0,306. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap audit report lag dengan nilai F sebesar 4,968 dan Sig. 0,001. Nilai Adjusted R² sebesar 0,054 menunjukkan bahwa 5,4% variasi audit report lag dapat dijelaskan oleh variabel penelitian. Dengan demikian, solvabilitas dan ukuran perusahaan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap audit report lag, sedangkan profitabilitas dan umur perusahaan tidak berpengaruh.
Copyrights © 2026