Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi kebijakan publik terhadap kualitas pelayanan di Desa Salamrejo Kecamatan Binangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Variabel independen dalam penelitian ini adalah implementasi kebijakan publik yang diukur berdasarkan teori Edwards III, meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Sementara itu, variabel dependen berupa kualitas pelayanan diukur menggunakan model SERVQUAL yang terdiri atas tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Populasi penelitian adalah masyarakat yang memperoleh pelayanan di Desa Salamrejo Kecamatan Binangun selama bulan Mei sampai Juli, sebanyak 49 orang. Karena seluruh populasi dijadikan responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Model regresi juga memenuhi asumsi normalitas dan tidak mengalami gejala heteroskedastisitas. Hasil uji t adalah signifikansi < 0,001, sehingga implementasi kebijakan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,691 menunjukkan bahwa implementasi kebijakan publik mampu menjelaskan 69,1% variasi kualitas pelayanan, sedangkan 30,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, semakin baik implementasi kebijakan publik, semakin baik pula kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat di Desa Salamrejo Kecamatan Binangun.
Copyrights © 2026