Latar belakang: Perkembangan Generative Artificial Intelligence (AI) dan mediatisasi antarmuka pada platform e-commerce telah mengubah pola interaksi digital Generasi Z dan berpotensi mendorong pembelian impulsif. Dalam konteks ini, Media Equation menjelaskan kecenderungan pengguna merespons AI sebagai entitas sosial ketika teknologi menghadirkan interaksi yang menyerupai manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Interaksi AI dan Mediatisasi Antarmuka terhadap Pembelian Impulsif pada Generasi Z pengguna Shopee serta menguji peran Media Equation dalam hubungan tersebut. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 396 responden Generasi Z yang memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil: Interaksi AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembelian Impulsif (β = 0,202; T = 3,480; p = 0,001), sedangkan Mediatisasi Antarmuka tidak berpengaruh signifikan secara langsung (β = −0,066; T = 0,862; p = 0,389). Pengaruh tidak langsung melalui Media Equation signifikan pada hubungan Interaksi AI dengan Pembelian Impulsif (β = 0,154; T = 5,501; p < 0,001) dan Mediatisasi Antarmuka dengan Pembelian Impulsif (β = 0,137; T = 4,846; p < 0,001). Kesimpulan: Temuan menunjukkan bahwa pembelian impulsif Generasi Z lebih kuat dipengaruhi oleh kualitas interaksi AI dan terbentuknya persepsi sosial terhadap AI dibandingkan kualitas antarmuka secara langsung. Media Equation menjadi mekanisme psikologis penting yang menghubungkan pengalaman digital dengan perilaku pembelian impulsif.
Copyrights © 2026