Kualitas tidur lansia cenderung mengalami penurunan seiring dengan proses penuaan dan perubahan fisiologis yang terjadi, sehingga dapat berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup lansia. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur lansia, salah satunya dengan penerapan terapi musik Nature Sound. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan terapi musik Nature Sound terhadap kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Waktu penelitian ini di lakukan pada 11 Juni sampai 25 Desember 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di UPT PSTW Husnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau. Sampel penelitian berjumlah 38 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data kualitas tidur dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kualitas tidur lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi musik Nature Sound. Berdasarkan uji Wilcoxon diperoleh nilai p ≤ 0,05, yang menunjukkan bahwa terapi musik Nature Sound berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Oleh karena itu, terapi musik Nature Sound disarankan sebagai intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan di panti sosial, dimanfaatkan oleh lansia, dikembangkan dalam praktik keperawatan, serta diteliti lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas.
Copyrights © 2026