Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimizing Sexual Education in Students SD Negeri 43 Pekanbaru City Rika Mianna; Fatma Nadia; Rahmaniza Rahmaniza
Jurma : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jurma.v7i1.2207

Abstract

It is very important to introduce sex education to early childhood in order to protect children from violence or sexual abuse and bridge children's curiosity about things that lead to vulgarity. Sexuality education for children should be given when children ask questions related to this. Many of the research results suggest early sexuality education through activities in the community, especially in the world of education, bearing in mind that there are still many cases of sexual violence against children and continue to increase, plus in this modern era there are still many parents who are taboo about giving sex education to their children. their children, so it is expected that there is a need to optimize sex education. SD Negeri 43 Pekanbaru as a partner is one of the schools in the city of Pekanbaru, based on the discussion, the school said that sex education had never been carried out for their students and they would very much welcome anyone providing education about sexuality. The solution offered is by providing information about sex education through counseling and games methods, to determine the success of the education is carried out by giving pre-test and post-test before and after education. The pre and post-results show that there is a change in the mean between the pre-test and post-test with a difference of 0.404. Based on the statistical results, it was found that the p-value was 0.042, which was less than 0.05. It can be concluded that there is a difference between the value of sex education during the pre-test and post-test.
Efektivitas Penerapan Video Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Hipertensi Di UPT Puskesmas Sungai Iliran Vera Dadeska; Suci Amin; Rahmaniza Rahmaniza
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1040

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, termasuk faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaannya, menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya prevalensi penyakit ini. Edukasi yang efektif sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat guna mencegah dan mengendalikan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan video edukasi terhadap pengetahuan hipertensi di UPT Puskesmas Sungai Iliran. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada 16 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan hipertensi yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan setelah diberikan video edukasi, dengan hasil analisis statistik dengan nilai prevalensi didapatkan hasil p value 0,00 < 0,005. Hal ini membuktikan bahwa penerapan video edukasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Oleh karena itu, penggunaan video edukasi dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam program edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi.
Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Medang Kampai Kota Dumai Dwi Afriyanti; Rohmi Fadhli; Arya Ramadia; Rahmaniza Rahmaniza
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1056

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian global. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1%, sementara di Provinsi Riau mencapai 30,2%. Kota Dumai memiliki angka kejadian hipertensi yang cukup tinggi, dengan Puskesmas Medang Kampai sebagai salah satu puskesmas dengan prevalensi tertinggi, yaitu 32,5% dari total kunjungan pasien. Pengelolaan hipertensi mencakup terapi farmakologis dan nonfarmakologis, salah satunya adalah konsumsi jus semangka yang kaya L-citrulline, yang dapat meningkatkan produksi nitric oxide (NO) untuk melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Medang Kampai, Kota Dumai. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada Desember 2024 dengan populasi 352 pasien hipertensi. Sampel dipilih dengan purposive sampling. Diperoleh sampel sebanyak 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa pemberian jus semangka sebanyak 375 ml (kombinasi 150 g daging buah dan 150 g albedo), diberikan setiap pagi selama 5 hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata penurunan masing-masing 18,5 mmHg dan 12,65 mmHg (p < 0,05). Jus semangka terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis yang terjangkau untuk mengelola hipertensi. Hasil ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam mengedukasi masyarakat tentang terapi nonfarmakologis untuk hipertensi.