Latar belakang: Penelitian ini membahas permasalahan rendahnya pH air limbah tambang pada settling pond PT Borneo Indobara yang berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian terhadap baku mutu sebelum dibuang ke badan air. Tujuan: Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh komposisi koagulan dan waktu pengendapan terhadap peningkatan pH serta menentukan alternatif perlakuan yang efektif dan efisien. Metode: Penelitian eksperimen laboratorium dilakukan menggunakan metode jar test dengan kombinasi kapur tohor, dolomit, dan zeolit pada komposisi 50:25:25 dan 25:50:25. Variasi dosis yang digunakan adalah 50, 100, dan 150 mg/L dengan waktu pengendapan 5, 10, 20, dan 30 menit. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, uji t independen, dan ANOVA dua arah. Hasil: Kedua komposisi mampu meningkatkan pH awal 5,2 hingga memenuhi rentang baku mutu 6–9. Dosis koagulan berpengaruh signifikan terhadap perubahan pH, sedangkan waktu pengendapan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Komposisi I memberikan peningkatan pH lebih cepat, namun Komposisi II menghasilkan kestabilan pH yang lebih baik dan lebih efisien dari sisi biaya material. Kesimpulan: Komposisi II direkomendasikan sebagai alternatif pengolahan karena mampu menjaga pH dalam rentang baku mutu dengan penggunaan material yang lebih ekonomis.
Copyrights © 2026