Ketergantungan masyarakat terhadap produk pembersih berbahan kimia sintetis mendorong perlunya alternatif solusi yang lebih aman dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini hadir sebagai upaya nyata dalam memperkenalkan pemanfaatan bahan alami lokal, khususnya air rebusan serai, sebagai bahan dasar pembuatan pembersih toilet ramah lingkungan bagi ibu-ibu PKK di Perumahan Graha Rawa Bangun, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap potensi tanaman serai sebagai agen pembersih alami menjadi titik berangkat pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi berbasis materi, demonstrasi langsung oleh tim pengabdian, serta praktik mandiri oleh peserta. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan secara langsung dan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif, pengetahuan peserta meningkat dari 8% sebelum pelatihan menjadi 98% setelah pelatihan. Kegiatan ini juga memaparkan kandungan dan manfaat serai, komponen bahan, teknik pengolahan bahan, serta cara penerapan produk dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari. Keingintahuan peserta selama pelatihan menjadi bukti nyata bahwa masyarakat memiliki kesiapan dan kebutuhan terhadap inovasi berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas perempuan dalam rumah tangga sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan berwawasan lingkungan melalui optimalisasi sumber daya alam yang tersedia di sekitar mereka.
Copyrights © 2026