Bearing merupakan salah satu komponen penting pada mesin hoist yang berfungsi sebagai elemen penumpu poros agar dapat berputar secara stabil. Kondisi bearing yang mengalami kerusakan dapat menyebabkan perubahan karakteristik getaran pada mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik getaran pada bearing baru dan bearing lama serta menganalisis pengaruh kondisi bearing terhadap tingkat getaran pada mesin hoist menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT). Pengujian dilakukan pada bearing tipe 6203-2RS dengan putaran drum 60 RPM. Pengukuran getaran dilakukan pada sumbu X, Y, dan Z menggunakan FFT Analyzer Ono Sokki CF-3600. Hasil analisis menunjukkan bahwa frekuensi karakteristik bearing diperoleh sebesar 0,38 Hz untuk FTF, 1,99 Hz untuk BSF, 3,05 Hz untuk BPFO, dan 4,95 Hz untuk BPFI. Pada bearing lama ditemukan puncak frekuensi 0,38506 Hz yang mendekati FTF dan 4,996 Hz yang mendekati BPFI. Pada bearing baru sebelum dilakukan perbaikan alignment, amplitudo pada frekuensi 1 Hz dan 2 Hz masing-masing sebesar 29,05 mm/s² dan 23,81 mm/s². Setelah dilakukan perbaikan alignment, amplitudo menurun menjadi 17,41 mm/s² dan 14,28 mm/s². Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik getaran antara bearing lama dan bearing baru, sehingga analisis FFT dapat digunakan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi bearing pada mesin hoist.
Copyrights © 2026