Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk dalam komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan tingkat permintaan pasar yang tinggi. Produksi bawang merah dapat ditingkatkan melalui pemberian pupuk baik pupuk organik maupun anorganik. Aplikasi pupuk organik padat dan pupuk NPK dapat meningkatkan menyerapan nutrisi yang membantu pertumbuhan dan produksi bawang merah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan kombinasi dosis yang terbaik antara pupuk organik padat dan NPK pada pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2025 di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini dirancang meggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dan empat ulangan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk organik padat dan faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK. Kombinasi dari kedua faktor tersebut meliputi enam taraf yakni P1 (NPK 400 kg ha-1), P2 (Pupuk Organik Padat 10 ton ha-1 + NPK 350 kg ha-1), P3 (Pupuk Organik Padat 20 ton ha-1 + NPK 300 kg ha-1), P4 (Pupuk Organik Padat 30 ton ha-1 + NPK 250 kg ha-1), P5 (Pupuk Organik Padat 40 ton ha-1 + NPK 200 kg ha-1), dan P6 (Pupuk Organik Padat 50 ton ha-1 + NPK 150 kg ha-1). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) taraf 5%, apabila berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Pupuk Organik Padat 50 ton ha-1 dan NPK 150 kg ha-1 secara signifikan mampu meningkatkan jumlah daun, jumlah anakan, bobot segar umbi per rumpun, bobot kering angin umbi per petak panen, dan hasil.
Copyrights © 2026