Tindakan pembedahan sectio caesarea dengan anestesi spinal dapat menimbulkan mual dan muntah pasca operasi yang dapat mengganggu kenyamanan pasien. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengimplementasikan aromaterapi peppermint sebagai upaya nonfarmakologi dalam membantu mengurangi PONV pada pasien pasca sectio caesarea dengan anestesi spinal. Kegiatan dilaksanakan pada 30 pasien di recovery room melalui pemberian pre-test, edukasi mengenai manfaat dan tata cara penggunaan aromaterapi peppermint, post-test, serta implementasi aromaterapi peppermint menggunakan metode inhalasi melalui kertas blotter selama 5–10 menit. Tingkat PONV diukur menggunakan Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR) sebelum dan sesudah implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan tingkat PONV, dari 29 peserta (96,7%) dalam kategori sedang sebelum implementasi menjadi 29 peserta (96,7%) dalam kategori ringan setelah implementasi. Rata-rata skor PONV juga mengalami penurunan dari 11,73 menjadi 5,97. Pada aspek pengetahuan, kategori baik meningkat dari 0 peserta menjadi 18 peserta (60,0%) setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang ditujukan untuk dipublikasikan pada jurnal pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, implementasi aromaterapi peppermint menunjukkan adanya penurunan tingkat PONV, sedangkan edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan aromaterapi peppermint. Aromaterapi peppermint dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi pendamping yang sederhana dan mudah diterapkan untuk membantu mengurangi PONV pada pasien pasca sectio caesarea dengan anestesi spinal.
Copyrights © 2026