Pemanfaatan potensi lokal dapat menjadi salah satu langkah untuk membuka kegiatan produktif di desa. Desa Simpang Gambus memiliki ruang dan sumber daya yang dapat dimanfaatkan melalui aquaponik, yaitu sistem yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu rangkaian. Kegiatan ini dikembangkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Negeri Sumatera Utara bersama pemerintah desa dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program aquaponik, keterlibatan masyarakat, serta peluang pengembangannya sebagai produk potensial desa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan lapangan yang dilaksanakan pada Agustus 2026 di Desa Simpang Gambus dengan subjek penelitian berupa masyarakat, pemerintah desa, dan pihak yang terlibat dalam program aquaponik. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala desa, masyarakat yang terlibat, dan mahasiswa KKN serta dokumentasi selama kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program aquaponik mendapat respons positif dan dukungan dari pemerintah desa serta masyarakat. Keterlibatan masyarakat terlihat dalam proses persiapan alat dan bahan, perakitan instalasi, pemasangan komponen, hingga penempatan ikan dan tanaman. Aquaponik juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk potensial desa melalui pengelolaan hasil dan pemasaran secara langsung maupun digital. Berdasarkan hasil tersebut, aquaponik dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi lokal yang mendukung pemberdayaan masyarakat dan membuka peluang pengembangan ekonomi desa. Untuk pengabdian selanjutnya, diperlukan pendampingan berkelanjutan dalam pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan kapasitas masyarakat, serta pemasaran hasil aquaponik agar program dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026